Latest Posts
Yashvardhan
"Yash" Raichand (Amitabh Bachchan) adalah seorang pengusaha kaya, yang
tinggal di New Delhi dengan istrinya Nandini (Jaya Bachchan) dan kedua
putranya, Rahul dan Rohan. Si anak sulung, Rahul diadopsi sementara
Rohan adalah anak biologis mereka. Akibatnya, Rahul merasa berhutang
budi kepada orang tuanya ketika dia tahu (pada usia delapan) tentang
adopsi nya
Pada suatu hari, di St. Xavier College
ada Rahul Khana (Shahrukh Khan) dan Anjali Sharma (Kajol). Mereka pun
berteman dan mereka sering terjadi perkelahian. Lalu, datanglah Tina
Malhotra (Rani Mukerji). Kemudian, Tina pun berpacaran dengan Rahul. Dan
akhirnya mereka menikah. Namun, Tina pun meninggal setelah melahirkan.
Tina memberi nama bayi yang dilahirkannya sebagai Anjali Khana. Sebelum
meninggal, Tina menulis delapan pucuk surat. Setiap tahunnya pada hari
ulang tahun Anjali, surat tersebut dibacakan satu demi satu.
Delapan
tahun sudah berlalu, Rahul tinggal dengan Anjali dan neneknya. Pada
ulang tahun yang kedelapan, surat dari Tina menceritakan kisah
percintaan Rahul dan Tina. Rahul dan Anjali pergi ke Shimla. Pada
akhirnya, Anjali Khana bertemu dengan Anjali Sharma. Setelah
bertahun-tahun, Anjali Sharma ternyata belum mempunyai jodoh. Akhirnya,
Rahul Khanna menikah dengan Anjali Sharma.
Film “My Name is Khan” menceritakan seorang anak terlahir autis, asparger sindrome Risvan Khan (diperankan oleh Shah Rukh Khan) pemuda dari India yang pindah ke Amerika mengikuti adiknya, kemudian menikah bahagia dengan dengan Mandira (diperankan oleh Kajol) walau ditentang karena keluarganya perbedaan agama.
Kasus WTC 11 September merubah arah kebahagiaan mereka, karena stigma teroris yang dijatuhkan kepada orang muslim. Mandira akhirnya tidak mampu menerima Khan apa adanya, dan Khan akhirnya menjalani sebuah perjalanan untuk menghapus stigma seorang muslim adalah teroris dan mendapatkan cintanya kembali.
Dengan berkeinginan bertemu langsung dengan Presiden Amerika Serikat dan mengatakan My Name Is Khan, I am not a terrorist. Walaupun dibumbui dengan romantisme cinta dan dogmatisme atas agama tertentu, namun dalam perjalanannya akhir dititikberatkan pada cerita kemanusiaannya.
Langganan:
Komentar (Atom)






